| Gizi Buruk Turunkan IQ Anak |
|
|
| Artikel Kesehatan - Kesehatan Umum |
|
"Iodium adalah zat gizi mikro yang paling penting dalam mencegah gangguan otak yang dapat menimbulkan menurunnya kemampuan intelektual, melambatnya psikomotor dan menyebabkan keterbelakangan mental," katanya. Fasli yang baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang Ilmu Gizi pada Fakultas Kedokteran Universitas Andalas itu menyebutkan dalam makalahnya, kebutuhan gizi dibagi atas dua bagian yaitu kebutuhan zat-zat gizi makro seperti energi, protein dan lemak dan kebutuhan zat gizi mikro yakni vitamin dan mineral. |
Mau tau berat badan ideal anda..? Gunakan BMI calculator ini
Kalkulator Kalori Harian
Angka Kebutuhan Kalori |
Kalkulator Berat Badan Ideal
Angka BB Ideal |
Kategori
Produsen / Merk
10 Produk Terlaris
Artikel
- 8 Cara Diet yang Paling Popupler Saat Ini
- Manfaat Lada Hitam dalam Memerangi Lemak
- Apakah Vitamin? Vitamin Apa yang kita perlukan?
- Konsumsi Coklat dapat membentuk Tubuh Lebih Ramping
- Bau Badan ? Apa dan Bagaimana Mencegahnya
- Makanan yang Dapat Membuat Tidur Lebih Lelap
- Apakah Vitamin Anti-Aging Terbaik?
- Ingin Anak Laki-laki atau Perempuan..?
- Berpakaian Terlalu Ketat Berbahaya bagi Kesehatan
- Kafein Tidak Baik bagi Bayi menyusui
- Kram Otot : Masalah dan Pencegahan
- Tidur Kurang dari 7 Jam Berisiko Kanker pada Wanita
- Banyak Makan Buah Dan Sayuran mencegah Risiko kematian akibat Penyakit Jantung
- 4 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
- Yoga dan Manfaat Kesehatan
Artikel Populer
- Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa
- Manfaat Instant Ketika Berhenti Merokok
- 10 Manfaat Lidah Buaya
- Kekurangan Vitamin D dapat menyebabkan Depresi
- 20 Rahasia Hidup Sehat dan Panjang Umur
- Gula Bisa Jadi Obat
- Mengenal Lebih Dekat Hepatitis
- Memahami Efek Ketergantungan Narkoba
- Tubuh Gemuk bukan cukup Gizi
- Segar & Fit di Bulan Puasa
- Lihat semua Artikel >>


Kekurangan gizi anak pada masa kehamilan ibu dan usia dini anak selain menyebabkan keterlambatan dalam pertumbuhan fisik dan perkembangan motorik, juga akan mengganggu perkembangan kognitif yang menyebabkan berkurangnya IQ (intelligence quotient) hingga 15 poin.
